Mekar Jaya Harus Maju Setelah Komitmen Kampung KB

Bupati Sambas H Atbah Romin Suhaili Lc, mencanangkan Desa Mekar Jaya Kecamatan Sajad sebagai Kampung Keluarga Berencana. Penetapan Mekar Jaya sebagai Kampung KB ditandai pemukulan Bedug oleh Bupati Sambas, Ketua TP PKK, Kadis P3AP2KB Sambas, Perwakilan Polres Sambas, dan Camat Sajad, Rabu (20/9) di Halaman SD Negeri Mekar Jaya Sajad dan penandatanganan prasasti oleh Bupati Sambas.

Dalam sambutannya, Atbah menegaskan kampung KB harus didukung seluruh stake holder, baik yang ada di desa Mekar Jaya dan desa-desa se-Kecamatan Sajad. Tidak hanya itu, Bupati meminta seluruh SKPD mendukung desa yang telah menasbihkan diri sebagai kampung KB. “SKPD harus memberikan perhatian pada kampung-kampung KB. Bagaimana program-program pembangunan yang dilaksanakan SKPD bisa menyentuh kampung-kampung KB,” ingat dia.

Menurut Bupati, Kampung KB memiliki fokus yang harus mendapat prioritas. Kata dia, kampung KB adalah bagaimana merencanakan sebaik-baiknya. “Kampung KB harus memiliki perhatian dan komitmen membangun perencanaan pendidikan yang baik bagi generasi muda kita,” jelas dia. Itu lanjut Atbah harus mendapat perhatian penting para tokoh masyarakat, budaya dan agama di kampung KB.

Selain perencanaan pendidikan, Atbah menginginkan kampung KB membangun perencanaan yang baik bagi kesehatan masyarakat dan pertumbuhan perekonomian. “Mekar jaya dan desa-desa lain yang telah berkomitmen menjadi kampung-kampung KB harus menjadi lebih maju kedepannya,” harap dia.

Dari perwakilan BKKBN Prop Kalbar, Kepala Balai Latbang, Gun Jamani menyebutkan kampung KB adalah kampung yang terencana. Kata dia lagi, di kampung KB memiliki keterpaduan dengan program kegiatan yang digelar SKPD. “Karenanya, kampung KB memerlukan dukungan kita semua,” terang dia.

Pria berkacamata ini memaparkan kampung KB banyak memiliki aspek positif bagi pembangunan masyarakat. Dia yakin, kemajuan yang berarti akan diperoleh masyarakat kampung KB dan sekitarnya.
“Kampung KB ini adalah bagian dari upaya pemerintah melakukan percepatan kemajuan pembangunanan di desa-desa,” tutur dia.

Dengan kata lain, Jamani mencontohkan kampung KB dengan Taman Mini Indonesia Indah atau TMII. Maksud dia, di kampung KB menggambarkan miniatur program kegiatan pembangunan kab sambas secara keseluruhan yang dilakukan tingkat desa.

“Tidak ada dana khusus untuk merealisasikan sebuah kampung KB,” terang dia. Hanya saja, program kegiatan kampung KB ditopang dari integrasi program kegiatan yang dilakukan SKPD. Artinya jelas dia, setiap SKPD harus menjadikan kampung-kampung KB sasaran prioritas program kegiatan yang dilaksanakan SKPD.



Leave a Reply