Bupati Hadiri Deklarasi ODF Sebunga Sajingan Besar

Desa Sebunga Kecamatan Sajingan Besar menggelar deklarasi Open Defecation Free atau Stop Buang Air Besar disembarang tempat. Deklarasi digelar di Balai Desa Sebunga, Jumat (8/3). Deklarasi oleh Kades Sebunga, Nampe dan 3 Kepala Dusun Desa Sebunga. Komitmen itu disaksikan langsung Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc, Perwakilan Dinas Kesehatan Sambas, Camat Sajingan Besar, dan Forkopimcam Sajingan Besar.

Kadis Kesehatan dr Fatah M, diwakilkan Kabid Kesehatan Masyarakat, Samsul Arifin mengatakan, Desa Sebunga merupakan desa ke-69 yang mendeklarasikan ODF. Kata dia, untuk tahun 2019 ini, bisa dikatakan Sebunga adalah deklarasi pertama ODF. “Kabupaten Sambas Alhamdulillah sudah mencapai 69 desa yang mendeklarasikan ini. Sedangkan untuk Kecamatan, sudah ada empat kecamatan yang mendeklarasikan ODF, adalah Sajad, Semparuk, Tekarang dan Salatiga,” ungkap dia.

Nampe, Kades Sebunga mengatakan bersyukur desanya akhirnya punya komitmen terhadap ODF. Kata dia, langkah-langkah nyata mendukung ODF kedepannya segera dia lakukan dalam bentuk program kerja. “Puji Tuhan, desa kami telah mendeklarasikan ODF. Semoga kami juga didukung semua pihak yang ada, dan segera membuat peraturan desa tentang ini,” ujar dia.

Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc memberikan apresiasi terhadap deklarasi ODF ini. Dia berharap, desa lain yang belum melakukan deklarasi, segera menyusul Desa Sebunga. “Upaya-upaya seperti ini adalah langkah kinerja positif. Kita bersyukur termasuk untuk di Kalimantan Barat, hanya Kab Sambas yang telah mendeklarasikan Kecamatan ODF,” tegas dia.

Atbah menegaskan, deklarasi ODF bagian dari mengkampanyekan kepada masyarakat terkait perilaku hidup sehat dan bersih. Menurut dia, negara memberikan perhatian khusus agar setiap warga negara memiliki kepedulian hidup sehat dan bersih. “Negara terus berkomitmen mendeklarasikan hidup bersih dan sehat. Ini harus kita dukung demi kebaikan kita sendiri, keluarga, lingkungan dan negara,” tuturnya.

Bupati mengungkapkan fakta bahwa Indonesia adalah penyumbang terbesar kedua sedunia terkait buangan sampah dilaut setelah negara cina. Selain itu Indonesia menjadi negara ketiga yang masih BABS sembarangan tempat dengan jumlah mencapai kurang lebih 25 juta orang. “Ini yang harus sama-sama kita lakukan perubahan, bagaimana kedepannya kita memiliki perilaku yang lebih baik lagi dan punya kepedulian besar tentang hidup bersih dan sehat,” ingat dia.



Leave a Reply